Posted by on October 25, 2018

Seorang teman yang bekerja di salah satu perusahaan konsultan brand lokal pernah berkata, “dengan tekanan kerja sekarang ini, traveling itu kebutuhan”.

Pernyataan tersebut menggelitik saya. Teman saya adalah representasi kaum pekerja milenial perkotaan yang berpenghasilan cukup besar, namun tekanan kerja mendorong kebutuhan kategori sekunder atau bahkan tersier menjadi primer baginya. Liburan adalah hiburan, dan bagi banyak pekerja muda kota besar, hiburan menjadi kebutuhan pokok.

Sayangnya bagi teman saya, ia terpaksa berjuang menyisihkan gaji perbulannya demi memenuhi kebutuhan traveling yang tidak murah. Kadang ia harus ‘mengorbankan’ budget kebutuhan primer lainnya guna membiayai ongkos pesawat. Hitung punya hitung, traveling yang ditujukan menghilangkan stres malah berujung menambah stres finansial.

Jika traveling sudah terlanjur bergeser menjadi kebutuhan pokok, maka kita perlu perencanaan dan pengelolaan budget liburan yang lebih cerdas.

Sebelum liburan
• Siapkan travel fund.
Rencanakan liburanmu minimal setahun sebelumnya, dan buatlah rekening travel fund khusus untuk liburanmu.
• Kurangi kuantitas pengeluaran sekunder.
Telusuri pengeluaran perbulan menggunakan money-tracking apps seperti mint.com atau Pocket Expense. Kategorikan pengeluaran yang termasuk sekunder (uang rokok / nonton bioskop / wisata kuliner) dan kurangi masing-masingnya sebesar 25%. Pindahkan ke travel fund.
• Investasikan travel fund.
Putarlah tabungan travel fund di instrumen investasi. Reksadana dapat menjadi solusi cerdas untuk keperluan ini.
• Jika kamu berencana berlibur tahun depan, manfaatkan produk reksadana pasar uang yang memang diperuntukkan bagi investasi singkat.
• Jika kamu merencanakan liburan besar untuk dua atau tiga tahun kedepan, pilih produk reksadana campuran atau saham yang berpotensi high return dalam jangka panjang.

Saat liburan
• Manfaatkan gig-economy
Manfaatkan perkembangan teknologi yang memungkinkan kamu menghemat pengeluaran. Saat ini, kamu bisa menginap setengah harga bahkan gratis tanpa biaya sepeserpun melalui platform seperti AirBnB atau Couchsurfing. Selain efisien, gig-economy platform yang memanfaatkan ekonomi pinjam-meminjam ini menawarkan pengalaman berinteraksi langsung dengan penduduk lokal yang sukar didapat jika kita menginap di hotel.

Intinya, dengan pengelolaan budget yang cerdas, sah-sah saja menghibur diri dengan traveling. Bahkan, mengeksplor lokasi-lokasi liburan tertentu serta mengamati kultur baru dapat menjadi sumber inspirasi untuk ide kreatif di pekerjaan, menambah networking serta memicu produktivitas.

Kamu bisa mulai nabung dan menyiapkan travel fund melalui tanamduit. Tanamduit adalah aplikasi investasi digital dengan tampilan yang mudah dimengerti, produk-produk yang ada di tanamduit juga sudah terseleksi dan ditangani oleh perusahaan manajer investasi terpercaya. Kamu bisa download aplikasi tanamduit di Play Store (Android) dan App Store (iOS). Yuk, buruan download! Biar kamu bisa cepat menyiapkan rencana-rencana liburan kamu. Oiya, jangan lupa untuk follow Instagram-nya juga di @tanamduit.id ya!

Posted in: FEATURE

Comments

Be the first to comment.

Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*